RSS

Desain Rumah Tahan Gempa

13 May

Rumah yang nyaman adalah impian bagi semua keluarga. Selain faktor kenyamanan, faktor keamanan pun harus diperhatikan, misalnya terhadap gempa yang mungkin saja terjadi. Untuk mendapatkan rumah yang tahan gempa, yang harus diperhatikan bukan hanya struktur bangunannya. Desain interior rumah pun semestinya memperoleh porsi perhatian yang sama.

Dari sekian banyak masalah yang terjadi di Indonesia,gempa merupakan salah satu bencana yang paling sering terjadi. Tak jarang, banyak korban yang berjatuhan lantaran tertimpa perabotan di dalam rumah. Sebab itu, penting bagi kita untuk mempertimbangkan hal-hal yang menyangkut rancangan interior yang baik dan aman, selain struktur rumah tentunya.


Menurut arsitek Bambang Eryudhawan, ada dua prinsip yang perlu diperhatikan saat menata interior rumah, utamanya pada daerah yang sering terjadi gempa. Antara lain, yang pertama, usahakan perabot yang digunakan tidak mencederai pada saat gempa. Sementara prinsip kedua, sebaiknya perabot yang berjatuhan tidak menghalangi evakuasi orang keluar rumah pada saat pascagempa. Kedua prinsip tersebut, lanjut Bambang, menjadi hal yang paling pokok untuk menata interior rumah.

Sebab, saat gempa biasanya orang cenderung mencari perabot kokoh sebagai tempat berlindung sementara, seperti meja misalnya. Jika perabot yang digunakan sebagai tempat berlindung tidak memiliki kekuatan optimal, bukan tidak mungkin seseorang yang berlindung tadi akan tertimpa plafon juga.

Persoalan lain terjadi ketika evakuasi korban setelah gempa, biasanya kemungkinan terjadi gempa susulan sangat besar. Untuk itu, hal yang paling mungkin dilakukan adalah pergi keluar untuk mencari tempat terbuka.

“Kita ini kan bicara hitungan detik. Jika orang itu ingin keluar tapi terhalang oleh perabot yang jatuh pas berdekatan dengan pintu atau akses keluar, berarti sama saja, tidak aman juga,” kata Bambang.

Lantas, seperti apa penataan interior yang baik dan aman, utamanya bagi daerah yang sering terjadi gempa? Bambang menyarankan, mulailah menata pernak-pernik yang ada di dalam rumah. Maksudnya, barang yang bersifat lepas-pasang sebaiknya jangan diletakkan di bagian paling atas atau di atas lemari.

Akan lebih baik pernak-pernik tersebut diletakkan di atas meja, dengan ukuran standar di bawah pandangan mata, jangan di atas pandangan mata. Tapi jika memang harus ada yang dipajang, sebaiknya barang dipasang dengan aman agar tidak mudah jatuh jika ada guncangan. Namun, kasus lain yang sering terjadi adalah, banyak juga lemari yang jatuh dan tidak bisa dihindari.

“Kalau terjadi seperti ini, sebaiknya pilih karakter lemari yang tidak berat. Artinya, bahan yang dipilih bisa berbahan tripleks atau plywood sehingga jika tertimpa tidak terlalu mencederai,” kata Bambang.

Namun, persoalan lain muncul ketika penghuni rumah harus berlindung di bawah perabot sebagai tindakan pertama melindungi diri. Bila demikian, hal yang paling mungkin dilakukan adalah berlindung di bawah furnitur yang kokoh dan kuat.

“Berlindung di kolong meja biasanya sebagai upaya untuk menghindari plafon yang roboh. Sebab, plafon biasanya didesain tidak sekuat dinding dan lantai,” ujar Bambang.

Untuk itu, dari awal membangun seharusnya sudah bisa dibayangkan dan memilih furnitur yang karakternya kuat dan kokoh seperti kayu jati. Tujuannya, agar saat terjadi gempa dan ada penghuni rumah yang berlindung di bawah perabot relatif lebih aman.

Hal lain adalah, karena mudahnya furnitur tersebut roboh, tidak jarang banyak perabot yang menghalangi akses keluar penghuni rumah. Artinya, jalur gerak manusia sangat mempengaruhi peletakan furnitur pada ruangan. Untuk itu, sebaiknya jangan biarkan perabot berdekatan dengan pintu atau akses keluar-masuk rumah, supaya saat gempa, perabot yang jatuh tidak menghalangi akses penghuni yang berlari ke luar rumah.

Gambar : google.com
Sumber : lifestyle.okezone.com/read/2011/05/10/30/455222/mendesain-interior-tahan-gempa
 
 

Tags: , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: